Pengenalan Behel Metal
Behel metal merupakan salah satu jenis behel yang paling umum digunakan untuk merapikan gigi. Behel ini terbuat dari logam dan digunakan untuk memperbaiki posisi gigi agar menjadi lebih rapi. Sebelum memutuskan untuk memasang behel metal, penting untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, dan jenis-jenisnya.
Fungsi Behel Metal
Behel metal digunakan untuk merapikan gigi yang tidak rata dan memperbaiki masalah pada rahang. Behel ini menggunakan kawat gigi yang ditempatkan di bagian depan gigi dan memberikan tekanan agar posisi gigi menjadi lebih rapi. Ada berbagai jenis behel yang tersedia, termasuk behel sapphire, behel keramik, dan behel self ligating.
Kelebihan Behel Metal
Behel metal memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis behel lainnya, antara lain:
Harga terjangkau: Behel metal merupakan salah satu jenis behel konvensional yang memiliki harga terjangkau. Kamu dapat memasang behel metal dengan budget mulai dari 2 juta-an.
Efektif merapikan gigi: Behel metal cenderung lebih efektif dalam merapikan gigi dibandingkan dengan jenis behel lainnya. Dorongan dan tekanan yang ditimbulkan oleh kawat gigi metal dapat menggerakkan gigi secara bertahap hingga mencapai posisi yang diinginkan.
Warna bracket dapat diganti-ganti: Kelebihan behel metal adalah kamu dapat mengganti warna bracket saat melakukan kontrol gigi. Ini memungkinkan kamu untuk tetap tampil modis meskipun sedang memakai behel.
Kekurangan Behel Metal
Behel metal juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memasangnya, yaitu:
Terlihat sedang memakai kawat gigi: Salah satu kekurangan utama behel metal adalah kawat giginya yang mencolok dan membuat kamu terlihat sedang memakai kawat gigi. Jika kamu ingin tampil tanpa terlihat memakai kawat gigi, kamu bisa memilih jenis behel transparan.
Rasa sakit dan ketidaknyamanan: Penggunaan behel metal dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada awal pemakaian. Tekanan yang diberikan oleh behel metal bisa menyebabkan sakit pada gigi dan gusi. Namun, rasa sakit ini dapat diatasi dengan obat pereda nyeri dan akan berkurang seiring berjalannya waktu.
Kesulitan mengunyah makanan: Behel metal dapat membuat kamu kesulitan mengunyah makanan, terutama makanan yang memiliki tekstur keras atau kenyal. Beberapa makanan seperti es batu, kacang-kacangan, dan permen dapat merusak kawat gigi. Sebaiknya, pilih makanan dengan tekstur lunak untuk menghindari masalah ini.
Perawatan Behel Metal
Perawatan behel metal membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat behel metal meliputi:
Menjaga kebersihan gigi: Penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rutin menyikat gigi setidaknya dua kali sehari. Gunakan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi yang direkomendasikan oleh dokter gigi. Selain menyikat gigi, perlu juga membersihkan bagian-bagian behel metal dengan menggunakan benang gigi atau alat pembersih lainnya yang direkomendasikan oleh dokter gigi.
Menghindari makanan keras dan lengket: Beberapa makanan seperti popcorn, kacang-kacangan, permen keras, dan permen karet dapat merusak behel metal atau bahkan menyebabkan kawat gigi patah. Hindari makanan-makanan ini dan pilih makanan yang lebih lembut untuk mengurangi risiko kerusakan pada behel.
Rutin kontrol ke dokter gigi: Perawatan behel metal memerlukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Dokter gigi akan memeriksa perkembangan perawatan behel, melakukan penyesuaian kawat gigi, dan memberikan instruksi lebih lanjut tentang perawatan gigi dan behel. Penting untuk mengikuti jadwal kontrol yang ditentukan oleh dokter gigi.
Menghindari kebiasaan buruk: Beberapa kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, menggigit pensil atau pulpen, serta menggigit benda keras lainnya dapat merusak behel metal. Hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut agar behel tetap aman dan berfungsi dengan baik.
Jenis-Jenis Behel Metal
Selain behel metal konvensional, ada beberapa jenis behel metal lainnya yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi individu, antara lain:
Behel self-ligating: Behel self-ligating menggunakan bracket khusus yang memungkinkan kawat gigi bergerak dengan lebih leluasa. Keuntungan behel self-ligating adalah pengurangan jumlah kunjungan ke dokter gigi untuk penyesuaian kawat gigi.
Behel metal berwarna: Jika ingin memberikan sentuhan personal pada penampilan gigi, behel metal berwarna bisa menjadi pilihan. Behel ini hadir dengan berbagai pilihan warna bracket yang dapat disesuaikan dengan selera pengguna.
Behel lingual: Behel lingual merupakan jenis behel metal yang ditempatkan di bagian belakang gigi, sehingga tidak terlihat dari luar. Behel ini cocok bagi mereka yang ingin merapikan gigi tanpa mengubah penampilan fisik.
Behel clear metal: Behel clear metal atau ceramic-coated metal braces memiliki penampilan yang lebih estetis dibandingkan dengan behel metal konvensional. Walaupun terbuat dari logam, bracket pada behel ini dilapisi dengan bahan keramik transparan sehingga tampak lebih tidak mencolok.
Saat memilih jenis behel metal, penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi agar dapat mengetahui jenis behel yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi gigi Anda.
Kesimpulan
Behel metal adalah salah satu solusi yang efektif untuk merapikan gigi dan memperbaiki kelainan gigi. Dalam merawat behel metal, perhatikan kebersihan gigi dan mulut, hindari makanan keras dan lengket, serta rutin kontrol ke dokter gigi. Selain behel metal konvensional, terdapat juga jenis behel lainnya seperti behel self-ligating, behel berwarna, behel lingual, dan behel clear metal. Pilihlah jenis behel yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan informasi dan saran yang lebih spesifik mengenai perawatan behel metal.